Saturday, December 6, 2025
HomeBursaPrediksi Penguatan Rupiah Seiring Penurunan Peringkat Utang AS

Prediksi Penguatan Rupiah Seiring Penurunan Peringkat Utang AS

Berita terkait dengan penurunan peringkat utang Amerika Serikat (AS) oleh lembaga pemeringkat Moody’s telah mempengaruhi pelemahan dolar AS. Pengamat pasar uang dan Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, menyatakan bahwa nilai tukar rupiah diprediksi akan menguat sebagai dampak dari penurunan peringkat utang AS oleh Moody’s. Penurunan peringkat ini diharapkan akan meningkatkan tekanan ekonomi AS yang saat ini menghadapi risiko resesi, terutama karena adanya peningkatan tarif dan ekspektasi inflasi. Sejumlah faktor seperti utang pemerintah AS dan pembayaran bunga menjadi alasannya, karena pemerintah dan Kongres AS dinilai gagal dalam menangani defisit fiskal tahunan yang besar dan kenaikan biaya bunga. Prediksi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) juga diharapkan dapat memperkuat rupiah, karena kondisi ekonomi AS yang melemah akibat kebijakan tarif AS yang mempengaruhi konsumsi dan melemahkan dolar AS. Presiden AS, Donald Trump, bahkan telah menekan The Fed untuk segera memotong suku bunga lebih cepat. Dengan pertimbangan ini, kurs rupiah diprediksi akan menguat ke kisaran Rp16.350-Rp16.400 per dolar AS. Meskipun pada pembukaan perdagangan hari Senin pagi di Jakarta, nilai tukar rupiah melemah sebesar 36 poin atau 0,22 persen menjadi Rp16.481 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.445 per dolar AS. Hal ini sejalan dengan ekspektasi pasar terkait dengan kondisi ekonomi AS dan langkah-langkah yang akan diambil oleh The Fed.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer