Friday, April 17, 2026
HomeHumanioraCara Qadha Shalat Subuh yang Sesuai Sunnah

Cara Qadha Shalat Subuh yang Sesuai Sunnah

Shalat Subuh merupakan salah satu shalat fardhu yang wajib dikerjakan tepat pada waktunya, yaitu sejak terbit fajar hingga sebelum matahari terbit. Namun, terkadang umat Muslim sering melewatkan waktu shalat Subuh karena bangun kesiangan. Bagaimana cara qadha shalat Subuh yang terlewat dan apa hukum serta niat yang harus diucapkan menurut ajaran Islam?

Dalam Islam, shalat fardhu yang terlewat wajib untuk diganti (qadha). Jika seseorang melewatkan shalat Subuh bukan karena sengaja, misalnya karena tertidur atau lupa, maka ia wajib qadha shalat tersebut sesegera mungkin setelah terbangun atau ingat. Tidur termasuk dalam kategori uzur yang membolehkan menunda shalat, namun kewajiban menggantinya tetap ada. Sebaliknya, jika shalat terlewat tanpa alasan yang dibenarkan syariat (tanpa uzur), maka wajib bagi yang bersangkutan untuk segera qadha tanpa menunda sampai waktu shalat berikutnya.

Cara mengqadha shalat Subuh sama dengan shalat fardhu lainnya, yaitu melaksanakan dua rakaat dengan tata cara dan bacaan niat yang benar. Niat qadha shalat Subuh: “Saya niat mengqadha shalat Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala”. Setelah membaca niat tersebut, pelaksanaan shalat Subuh qadha dilakukan seperti biasa, dimulai dengan takbiratul ihram, membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, ruku’, sujud, dan seterusnya hingga selesai dua rakaat.

Memiliki kebiasaan bangun pagi demi shalat Subuh adalah hal penting, sehingga ibadah shalat dapat dijalankan tepat waktu tanpa harus di qadha. Penting juga untuk menjaga kedisiplinan waktu tidur malam agar tidak terlambat bangun. Melaksanakan shalat tepat waktu memberikan pahala yang lebih besar daripada qadha shalat yang terlewat. Dengan demikian, menjaga waktu shalat Subuh adalah suatu hal yang sangat diutamakan dalam ajaran Islam.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer