Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyerukan agar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di Aceh diselesaikan pada akhir Mei 2025. Ia menyampaikan hal tersebut saat peluncuran percepatan Musdesus Pembentukan KMP di seluruh desa di Aceh. Bersama Wamendagri Bima Arya, mereka melakukan sosialisasi terkait pembentukan KMP tersebut. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, juga turut mendukung percepatan pembentukan KMP di 6.500 desa atau gampong di Aceh. Juliantono memastikan bahwa dengan dukungan semua pihak, Musdesus dapat selesai pada akhir Mei 2025. Selain itu, KMP diharapkan dapat mengembangkan kegiatan sesuai potensi lokal, seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata. Muzakir Manaf menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat agar tujuan besar ini dapat tercapai. Hingga saat ini, baru 761 gampong di Aceh yang melaksanakan Musdesus, dengan 70 gampong telah menyelesaikan badan hukum koperasi tersebut. Antusiasme masyarakat Aceh terhadap program ini sangat tinggi dan membutuhkan kerjasama semua pihak untuk sukses.








