Pemerintah akan menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta atau UMP, serta guru honorer mulai 5 Juni 2025. Program ini menjadi salah satu dari enam kebijakan stimulus ekonomi yang sedang difinalisasi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah perlambatan konsumsi pasca-libur Lebaran dan sebelum tahun ajaran baru. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, nilai BSU tahun ini akan lebih kecil daripada skema sebelumnya. Pemerintah masih menyempurnakan regulasi teknis dan anggaran program ini yang melibatkan koordinasi lintas kementerian. BSU merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi tekanan konsumsi domestik di kuartal II-2025. Selain BSU, ada lima stimulus lain yang diluncurkan serentak pada 5 Juni, antara lain diskon transportasi, diskon tarif tol, diskon listrik, bantuan sosial, dan perpanjangan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja. Rangkaian stimulus ini dirancang untuk mendorong konsumsi rumah tangga dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5 persen pada kuartal II-2025. Airlangga juga mengajak pemerintah daerah untuk menciptakan kegiatan pariwisata dan hiburan lokal guna meningkatkan mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah. Dengan harapan BSU dan stimulus lainnya dapat menjadi bantalan bagi ekonomi nasional yang sedang mengalami tekanan.








