PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) mencatat kinerja positif dengan laba bersih sebesar Rp83,1 miliar pada semester I-2025, mengalami peningkatan dari rugi bersih sebesar Rp57,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan kinerja perseroan didorong oleh pendapatan penyaluran dana yang meningkat 48,8 persen year on year (yoy) menjadi Rp379,8 miliar pada semester I-2025. Pendapatan berbasis bagi hasil perseroan juga meningkat dua kali lipat menjadi Rp260,2 miliar dibandingkan periode sebelumnya. Selain itu, pendapatan dari fee dan komisi juga mengalami peningkatan signifikan.
Total pembiayaan bagi hasil mencapai Rp4,47 triliun dengan pertumbuhan 9 persen year to date (ytd). Dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 14,2 persen (ytd) menjadi Rp6,18 triliun, didukung oleh peningkatan produk tabungan dan deposito mudharabah. Total aset Bank Aladin Syariah per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp10,35 triliun, mengalami kenaikan 10,6 persen (ytd) dari periode sebelumnya.
Selain itu, perseroan juga menunjukkan perbaikan dalam kinerja efisiensi dengan rasio BOPO dan Cost to Income Ratio (CIR) yang meningkat. Bank Aladin Syariah berusaha memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan beberapa jaringan ritel. Kolaborasi dengan Alfamart, Alfamidi, Alfagift, Lawson, DAN+DAN, dan Aksesmu memungkinkan penyediaan layanan perbankan syariah di lebih dari 20.000 gerai ritel modern.
Kerjasama dengan Flip juga memperluas penetrasi layanan finansial ke kalangan tech-savvy, sementara sinergi dengan Muhammadiyah turut mendukung digitalisasi ekosistem umat. Pelatihan terkait keamanan siber juga menjadi fokus dalam kerjasama ini, sebagai upaya untuk menguatkan literasi digital dan perlindungan data. Bank Aladin Syariah terus berkomitmen untuk memberikan layanan yang terintegrasi dengan baik dalam ekosistem digital, demi meningkatkan inklusi keuangan syariah di Indonesia.








