Tuesday, February 10, 2026
HomeBisnisPemerintah Mendukung Industri Tekstil-Aparel untuk Ekspor ke AS

Pemerintah Mendukung Industri Tekstil-Aparel untuk Ekspor ke AS

Pemerintah Indonesia telah menyiapkan produk tekstil dan aparel sebagai komoditas ekspor unggulan untuk menghadapi tarif impor sebesar 19 persen yang dikenakan oleh Amerika Serikat. Menurut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah akan terus mendorong produk tekstil, furnitur, sepatu, aparel, dan produk manufaktur lainnya sebagai bagian dari strategi menghadapi kenaikan tarif impor. Meskipun tarif impor tersebut sudah final, pemerintah berencana untuk mengoptimalkan komoditas berdaya saing seperti tekstil dan aparel untuk diekspor ke AS.

Selain tekstil dan aparel, komoditas lain seperti produk manufaktur, elektronik, dan perlengkapan rumah tangga juga dijadikan alternatif untuk meningkatkan perdagangan dengan skema tarif impor 19 persen. Airlangga juga menyebutkan bahwa sejumlah komoditas impor Indonesia dari AS, seperti gandum, sudah dikenakan tarif nol persen. Tarif impor antara Indonesia dan AS sebesar 19 persen dianggap lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, termasuk Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei, Kamboja, Thailand, Myanmar, dan Laos.

Pemberlakuan tarif baru sebesar 19 persen akan resmi diumumkan melalui pernyataan bersama (joint statement), dimana Indonesia merupakan salah satu negara pertama yang mencapai kesepakatan dengan AS. Selain itu, data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa nilai ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia ke Amerika Serikat mencapai 1,855.6 miliar dolar AS pada kuartal pertama 2025. Dengan demikian, pemerintah optimis dapat memanfaatkan potensi pasar ekspor ke AS dengan strategi yang telah disiapkan.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer