Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara tiga museum di Jakarta, yaitu Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, dan Museum Tekstil pada Selasa untuk melakukan perawatan setelah liburan panjang. Kepala Unit Pengelola Museum Seni Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Sri Kusumawati, menjelaskan bahwa museum-museum ini biasanya tetap buka selama libur panjang untuk wisatawan, seperti akhir tahun dan cuti bersama, sehingga perlu waktu satu hari untuk melakukan perawatan dan istirahat bagi petugas. Sebelumnya, para petugas tetap bekerja saat hari libur dan melayani wisatawan dengan jumlah yang lebih banyak dari biasanya.
Selain perawatan, ketiga museum ini juga ditutup untuk kegiatan fumigasi guna mencegah hama, seperti rayap, yang dapat merusak koleksi di dalam gedung dan ruangan museum. Fumigasi ini biasanya dilakukan sekali dalam setahun, sehingga selama proses tersebut, museum harus ditutup untuk umum. Tindakan ini dilakukan untuk menjaga kelestarian koleksi dan mencegah kerusakan yang disebabkan oleh hama.
Penutupan sementara museum ini memberikan kesempatan bagi pengelola untuk melakukan perawatan yang perlu serta menjaga kebersihan dan keamanan koleksi. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya pengelolaan museum yang baik untuk memastikan pengalaman berkunjung pengunjung tetap nyaman dan menyenangkan. Selain itu, dengan penutupan sementara ini, diharapkan museum-museum ini dapat kembali beroperasi dengan kondisi yang lebih baik dan siap menyambut pengunjung setelah proses perawatan selesai.








