Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa kualitas lahan food estate di Merauke, Papua, lebih unggul daripada di Australia untuk pengembangan kawasan lumbung pangan nasional. Ahli-ahli mendukung hal ini, menyatakan bahwa tanah di Papua jauh lebih baik daripada di Australia untuk pertanian. Pemerintah terus mendorong berbagai program strategis pangan, termasuk pengembangan food estate, untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan impor. Airlangga menekankan pentingnya penerapan modern farming dalam pengembangan food estate untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional. Salah satu fokus pengembangan di Merauke adalah komoditas tebu yang terintegrasi dengan produksi etanol untuk mendukung transisi energi dan hilirisasi sektor pertanian. Potensi besar di Merauke merupakan tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk membangun sistem pangan terintegrasi dari hulu ke hilir berbasis kawasan food estate. Pemerintah juga mendorong pengembangan etanol berbasis tebu untuk campuran bensin guna mendukung ketahanan energi nasional. Dukungan intensifikasi juga diberikan melalui aspek pupuk, irigasi, mekanisasi, dan penyediaan bibit unggul untuk peningkatan produktivitas pertanian modern. Riset bibit berbasis genom dianggap sebagai game changer yang penting untuk meningkatkan daya saing produksi pangan dan energi Indonesia dalam jangka panjang yang berkelanjutan.








