Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat tengah berusaha menemukan seorang wanita yang viral di media sosial karena kebiasaannya tidak membayar makanan, ojek online, dan angkot. Kepala Sudinsos Jakarta Barat, Fajar Laksono, mengkonfirmasi bahwa petugas sudah dikerahkan untuk melacak wanita yang diduga sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Tindakan ini dilakukan setelah laporan dari pemilik warung di kawasan Jakarta Barat yang menjadi korban ulah wanita tersebut.
Menurut keterangan dari Zahra, penjaga warung yang menjadi korban, kejadian dimulai saat wanita tersebut datang dan memesan kopi serta jajanan di warung saat hujan deras. Meskipun wanita tersebut terlihat waras, berpenampilan rapi, dan tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan jiwa, ia kemudian kabur setelah mengonsumsi pesanannya tanpa membayar. Zahra mengungkapkan bahwa wanita itu terus berusaha kabur dan menolak membayar, bahkan menyatakan bahwa hanya meminta kopi dan jajanan, bukan membeli.
Berbagai usaha pun dilakukan untuk menghentikan wanita tersebut, termasuk meminta bantuan kepada warga sekitar yang mengenali pelaku. Setelah mendapat tekanan dari warga, wanita itu akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Meski demikian, bukti upaya kabur dan menolak membayar telah terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.
Sementara itu, Sudinsos Jakarta Barat juga telah melakukan penyisiran untuk mencari wanita tersebut dan akan membawa ke panti sosial jika berhasil ditemukan. Kasus ini juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kejujuran dan sikap bertanggung jawab saat bertransaksi di tempat umum. Diharapkan dengan adanya tindakan tegas ini, akan memberikan efek jera kepada pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.








