Zulhas: Rasa Khawatir Presiden Prabowo terhadap Masalah Sampah
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan bahwa persoalan sampah yang terus berlanjut menjadi kekhawatiran Presiden Prabowo Subianto karena telah menjadi masalah yang berkepanjangan. Zulhas menegaskan bahwa keberadaan sampah yang merajalela di berbagai tempat membuat Presiden merasa khawatir akan kemajuan bangsa yang tidak mampu mengelola masalah sampah dengan baik.
Teknologi dan Izin Pengelolaan Sampah
Zulhas juga menekankan bahwa saat ini, banyak teknologi yang dapat digunakan untuk mengelola sampah dengan baik. Namun, penerapan teknologi tersebut seringkali terkendala oleh berbagai aturan yang rumit. Dalam 11 tahun terakhir, hanya dua proyek pengelolaan sampah menggunakan teknologi mutakhir yang berhasil mendapatkan izin. Di antara kedua proyek tersebut, satu tidak berjalan dengan baik dan satunya lagi hanya berjalan sesekali.
Menurut Zulhas, salah satu penyebabnya adalah proses perizinan yang panjang dan rumit untuk mendirikan fasilitas pengolahan sampah. Untuk mengatasi masalah ini, diterbitkanlah Peraturan Presiden No. 109 tahun 2025 yang bertujuan untuk memangkas proses perizinan yang terlalu rumit.
Penanganan Darurat Sampah
Saat ini, Pemerintah sedang berusaha menangani masalah sampah di 71 kota dari 22 aglomerasi yang menghadapi situasi darurat sampah. Beberapa daerah yang termasuk dalam kategori darurat sampah, antara lain Bantargebang, Tangerang Selatan, Bandung, dan sejumlah kota lainnya. Zulhas menjelaskan bahwa penanganan khusus untuk daerah-daerah tersebut diharapkan akan selesai pada tahun 2028.








