Kolaborasi Pentahelix untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tengah menjalankan sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat pengawasan.
Potensi Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi
Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan perlunya membangun “super team” dengan melibatkan seluruh unsur pentahelix. Wilayah Kabupaten Bekasi, sebagai pusat industri di Asia Tenggara, memiliki potensi PAD yang besar, terutama dari sektor pajak air tanah, PBB, BPHTB, dan pajak kendaraan bermotor.
Sinergi kelima unsur pentahelix diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah Kabupaten Bekasi secara berkelanjutan.
Sinergi dalam Pengawasan dan Pengendalian Pendapatan Daerah
Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menyatakan perlunya kolaborasi antara pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. Tim pengawasan dan pengendalian telah dibentuk, melibatkan akademisi, masyarakat, media, pelaku usaha, dan pemerintah.
Penerimaan pajak daerah Kabupaten Bekasi hingga pertengahan tahun 2026 mencapai Rp1,257 triliun dari target Rp3,8 triliun. Pajak BPHTB masih menjadi andalan dengan realisasi Rp363,18 miliar, diikuti oleh PBB, PKB, dan pajak lainnya seperti reklame, air tanah, dan PBJT.
Dukungan semua pihak diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan perpajakan, transparansi, dan kesadaran masyarakat akan kontribusi pajak bagi pembangunan daerah.








