Layanan Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai mulai beroperasi pada Rabu, 16 September 2026. Jalur sepanjang sekitar 12,2 kilometer ini menghubungkan kawasan Jakarta Utara, Jakarta Timur, pusat Jakarta, hingga Jakarta Selatan melalui 11 stasiun.
Untuk menarik masyarakat mencoba layanan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus sebesar Rp8. Kebijakan itu berlaku selama delapan hari, mulai 16 hingga 24 September 2026.
Tarif normal mulai 25 September
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tarif promo tersebut merupakan bagian dari sosialisasi layanan baru LRT Jakarta. Masyarakat diberi kesempatan mengenal rute dan fasilitas yang tersedia sebelum tarif kembali normal.
Mulai 25 September 2026, tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai ditetapkan sebesar Rp5.000 untuk sekali perjalanan. Tarif tersebut bersifat flat, sehingga penumpang membayar nominal yang sama tanpa dipengaruhi jarak tempuh. Ketentuan itu berlaku hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan evaluasi atau menetapkan kebijakan baru.
Dengan tarif normal tersebut, penumpang dapat menggunakan layanan LRT dari Kelapa Gading menuju Manggarai maupun arah sebaliknya dengan satu tarif perjalanan. Tarif Rp8 hanya berlaku pada periode 16-24 September dan tidak berlanjut setelah masa pengenalan layanan berakhir.
Melintasi 11 stasiun
Dalam perjalanan dari Kelapa Gading ke Manggarai, LRT Jakarta berhenti di 11 stasiun. Stasiun-stasiun itu terdiri atas Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Rute tersebut memperluas pilihan perjalanan bagi warga yang beraktivitas di kawasan Jakarta Utara hingga Jakarta Selatan. Masyarakat dari Kelapa Gading dan wilayah sekitarnya kini dapat mengakses kawasan Manggarai, sementara warga dari pusat dan bagian selatan Jakarta memperoleh alternatif perjalanan menuju Rawamangun, Velodrome, Pulomas, serta kawasan Jakarta Utara.
Kehadiran jalur baru ini juga diharapkan memperkuat konektivitas transportasi publik di Jakarta. Sejumlah kawasan yang dilewati merupakan wilayah dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, sehingga LRT ditujukan menjadi pilihan selain kendaraan pribadi dan moda transportasi lainnya.
Pembangunan rute Kelapa Gading-Manggarai dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro), badan usaha milik daerah DKI Jakarta, menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD DKI Jakarta. Biaya pembangunannya disebut mencapai sekitar Rp12,1 triliun.
Satu rangkaian LRT Jakarta dapat mengangkut sekitar 270 penumpang dalam satu kali perjalanan. Seiring bertambahnya jaringan dan pilihan rute, pemerintah menargetkan jumlah pengguna LRT Jakarta mencapai sekitar 80 ribu orang per hari.








