Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik 14 pejabat baru untuk mengisi sejumlah posisi strategis di Kementerian Keuangan dan Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Pelantikan berlangsung di Aula Mezanine Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 21 September 2026.
Pengisian jabatan tersebut mencakup 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan serta dua pejabat pada Sekretariat KSSK. Kementerian Keuangan menyatakan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
Daftar pejabat yang dilantik
Dua pejabat yang ditempatkan pada Sekretariat KSSK adalah Herman Saheruddin sebagai Pejabat Ex-Officio Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan dan Ayu Sukorini sebagai Pejabat Ex-Officio Direktur Asesmen Pasar Keuangan, Sistem Pembayaran, dan Lembaga Keuangan Lainnya.
Sementara itu, Teddy Suhartadi Permadi dilantik sebagai Sekretaris Pengadilan Pajak dan Bismar Fahlerie sebagai Wakil Sekretaris Pengadilan Pajak.
Di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Panca Putra Jaya dipercaya menjabat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat. Evy Mulyani menjadi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah.
Untuk bidang kepabeanan dan cukai, Agus Amiwijaya dilantik sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai. Adhang Noegroho Adhi mendapat amanah sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku, sedangkan Galih Elham Setiawan menjadi Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok.
Estty Purwadiani Hidayatie ditunjuk sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi. Pada bidang perpajakan, Agung Krisdiyanto menjadi Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan Perpajakan.
Jabatan kepala kantor wilayah Direktorat Jenderal Pajak masing-masing dipercayakan kepada Sekti Widihartanto untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Ihsan Priyawibawa untuk wilayah Kalimantan Timur dan Utara, serta Ani Natalia untuk wilayah Papua, Papua Barat, dan Maluku.
Pesan untuk pejabat baru
Suahasil meminta para pejabat segera menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing, termasuk dalam urusan penerimaan, pengawasan, belanja, dan pembiayaan. Ia menekankan agar amanah tersebut dilaksanakan dengan integritas dan profesionalisme.
Selain itu, para pejabat diminta memiliki kemampuan berpikir strategis serta memperkuat koordinasi lintas unit. Menurut Suahasil, tanggung jawab di Kementerian Keuangan tidak semata-mata berkaitan dengan pengelolaan angka dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pengelolaan keuangan negara, kata dia, juga berhubungan dengan kepercayaan dan harapan masyarakat terhadap masa depan Indonesia. Pelantikan ini menjadi bagian dari rangkaian penyelesaian dan penyempurnaan pengisian sejumlah jabatan di Kementerian Keuangan, termasuk penyesuaian kelembagaan pada dua posisi di Sekretariat KSSK.







