Wednesday, October 7, 2026
HomeSepakbolaIndonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam Garuda di ASEAN Cup

Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam Garuda di ASEAN Cup

Timnas Indonesia membuka kiprah di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menjamu Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk memperbaiki catatan buruk saat terakhir kali menghadapi The Lions di stadion tersebut, sekaligus menebus hasil imbang pada pertemuan terbaru kedua tim.

Menanti 18 Tahun untuk Kembali Bertemu di SUGBK

Indonesia dan Singapura terakhir kali bertemu di SUGBK hampir 18 tahun lalu. Pada 9 Desember 2008, dalam pertandingan terakhir fase grup Piala AFF 2008, Indonesia yang ketika itu dilatih mendiang Benny Dollo kalah 0-2.

Dua gol Singapura dicetak Baihakki Khaizan dan Shi Jiayi. Singapura saat itu sedang berada dalam salah satu periode terbaiknya dengan diperkuat sejumlah pemain naturalisasi dari Afrika dan Eropa.

Kedua tim kini kembali bertanding di stadion yang sama, tetapi dalam ajang berbeda. Pertemuan kali ini berlangsung di bawah naungan FIFA melalui FIFA ASEAN Cup 2026. Bagi Indonesia, laga tersebut juga menjadi peluang untuk mengubah cerita setelah pertemuan terakhir di fase grup Piala AFF 2026, 7 Agustus lalu, berakhir 1-1 di Singapura. Hasil itu membuat Garuda tersingkir dari turnamen tersebut.

Rekor Pertemuan dan Kekuatan Kedua Tim

Secara keseluruhan, Indonesia memiliki rekor yang lebih baik dalam 61 pertemuan melawan Singapura. Garuda meraih 31 kemenangan, sedangkan Singapura menang 18 kali dan 12 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Namun, catatan di Piala AFF sejak 1996 menunjukkan persaingan yang lebih ketat. Dari 12 pertemuan, Singapura menang lima kali, Indonesia tiga kali, dan empat laga lainnya berakhir imbang. Indonesia mencetak 14 gol, sementara Singapura menghasilkan 16 gol.

Dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia sedikit unggul dengan dua kemenangan. Singapura meraih satu kemenangan dan dua pertandingan lainnya berakhir imbang. Statistik itu memperlihatkan bahwa duel kedua tim sulit diprediksi, meski Indonesia kini mendapat keuntungan sebagai tuan rumah.

Garuda tidak turun dengan kekuatan penuh. Kapten Jay Idzes absen karena cedera otot paha. Yakob Sayuri juga masih menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan Dony Tri Pamungkas harus dicoret karena cedera. Pelatih John Herdman kemudian memanggil Shayne Pattynama dan Rizky Eka Pratama untuk melengkapi skuad akhir.

Indonesia masih memiliki sejumlah pemain diaspora yang diharapkan mampu memberi tekanan sejak awal, termasuk Kevin Diks Bakarbessy. Dukungan suporter di SUGBK juga menjadi modal tambahan setelah penantian panjang untuk kembali menyaksikan laga Indonesia-Singapura di stadion tersebut.

Singapura Tetap Berbahaya

Singapura juga kehilangan penyerang Ikhsan Fandi akibat cedera. Meski demikian, The Lions masih memiliki pemain seperti Hariss Harun, Kyoga Nakamura, Harhys Stewart, dan Ilhan Fandi.

Situasi tersebut membuat strategi Herdman dan kemampuan Indonesia menghindari kesalahan menjadi faktor penting. Garuda perlu memanfaatkan status tuan rumah, bermain agresif, serta menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan untuk mengejar tiga poin dan mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif.

Pertandingan Indonesia melawan Singapura disiarkan melalui EMTEK Media, termasuk Indosiar, SCTV, Moji, Vidio, dan NEX.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer