KAI Services bermitra dengan 12 lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas rekrutmen sumber daya manusia (SDM) dalam sektor transportasi. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja berkualitas dan meningkatkan kompetensi SDM yang bertugas dalam layanan penumpang kereta api. Melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani, KAI Services bekerjasama dengan 12 lembaga pendidikan dan pelatihan untuk merekrut SDM yang telah terlatih dan profesional.
Pihak KAI Services yakin bahwa kolaborasi ini akan meningkatkan standar pelayanan kepada pelanggan kereta api serta memberikan kesempatan karier bagi lulusan lembaga pendidikan yang bekerja sama. Ada tiga perguruan tinggi dan sembilan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) yang terlibat dalam kemitraan ini, seperti Universitas Binawan, Politeknik Pariwisata NHI Bandung, dan Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan.
Dalam waktu dekat, KAI Services akan memulai proses rekrutmen pramugara dan pramugari melalui sistem walk-in interview dengan target merekrut sekitar 1.100 orang untuk posisi train attendant. Harapannya, penambahan ini akan meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan bagi penumpang. Selain itu, KAI Services berharap dapat mencetak tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu memberikan pelayanan sepenuh hati kepada penumpang guna mendukung citra positif layanan kereta api di Indonesia.








