Polres Metro Jakarta Barat mengungkapkan bahwa aktor Fachry Albar menggunakan narkoba untuk meredakan stres dan menenangkan pikirannya. Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, Fachry Albar menggunakan narkoba sebagai kebutuhan pribadi untuk mengatasi tekanan hidup dan pekerjaan. Twedi juga menyebut bahwa kemungkinan pemakaian narkoba oleh Fachry Albar terkait dengan pengalaman masa lalu yang melibatkan masalah serupa.
Dalam penangkapan yang dilakukan, Polres Metro Jakarta Barat berhasil menyita empat jenis narkoba berbeda dari tangan Fachry Albar, antara lain sabu, ganja, kokain, dan pil alprazolam. Twedi menjelaskan rincian berat masing-masing narkoba yang disita dari Fachry Albar. Terkait asal usul narkoba tersebut, Twedi menyatakan bahwa masih dalam tahap penyelidikan karena tersangka belum memberikan informasi yang jelas.
Polres Metro Jakarta Barat menegaskan bahwa Fachry Albar adalah satu-satunya pengguna narkoba di tempat kejadian saat penangkapan dilakukan. Hal ini dibuktikan dengan fakta bahwa hanya saudara Fachry Albar yang ditemukan di rumah pada saat penangkapan. Pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan Fachry Albar merupakan bukti dari upaya penegakan hukum dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di masyarakat.
Dengan demikian, kasus yang melibatkan Fachry Albar sebagai pengguna narkoba menunjukkan pentingnya kesadaran akan bahaya narkotika dan perlunya tindakan tegas dari aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba di masyarakat. Prosedur hukum dan penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Barat diharapkan dapat memberikan keadilan serta mencegah penyalahgunaan narkoba di masa yang akan datang.








