Isdiyono Taslim Atmo Suwito, seorang calon haji asal Tulungagung, Jawa Timur, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya. Almarhum tergabung dalam Kloter 3 yang dijadwalkan berangkat ke Madinah pada Jumat (2/5). Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Tulungagung, Makrus Manan, Isdiyono dirawat secara intensif sejak tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) namun dinyatakan meninggal pada Ahad (4/5).
Sebelum berangkat ke AHES, Isdiyono mengalami kecelakaan di Tulungagung dan menjalani operasi pada bagian kakinya. Meski harus menggunakan kursi roda, dia tetap mendapatkan rekomendasi medis untuk berangkat haji. Namun, setibanya di AHES, kondisinya dilaporkan menurun hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Haji Surabaya.
Isdiyono seharusnya berangkat haji bersama istri dan ibu mertuanya. Namun setelah kepergian JCH tersebut, sang istri memutuskan untuk tidak ikut berangkat ke Tanah Suci. Terkait status keberangkatan istri almarhum, pihak keluarga diberi dua opsi, yakni mengajukan pengembalian biaya penyelenggaraan ibadah haji (Bipih) atau menjadwalkan keberangkatan ulang pada tahun depan.
PPIH Surabaya mencatat bahwa 33.448 visa JCH asal Jatim telah terbit. Disarankan oleh dokter kulit untuk para calon haji mempersiapkan diri menghadapi musim panas. Hingga saat ini, kami belum menerima laporan resmi terkait penyebab meninggalnya Isdiyono dari pihak rumah sakit. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya.








