Pemerintah Kota Jakarta Utara menyampaikan ajakan kepada warganya untuk aktif menanam di lahan terbatas sebagai bagian dari urban farming guna meningkatkan ketahanan pangan. Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juaini, menegaskan pentingnya memanfaatkan lahan-lahan yang tersedia meskipun terbatas, seperti yang ditunjukkan melalui Kebun Gangnam di Kelurahan Pegangsaan Dua. Inisiatif urban farming ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam hal ketersediaan pangan segar, kesejahteraan ekonomi, dan perbaikan lingkungan serta kesehatan mental masyarakat Jakarta Utara. Kebun Gangnam, dengan luas 1.330 meter persegi, merupakan contoh nyata keberhasilan sistem budidaya di lingkungan perkotaan yang dapat diikuti oleh masyarakat. Dengan berbagai jenis tanaman produktif dan kolam ikan sebagai upaya menangani stunting, kebun ini menjadi inspirasi bagi masyarakat Jakarta Utara.
Lurah Pegangsaan Dua, Sarmudi, berharap peresmian Rumah Edukasi Gangnam akan mendorong minat dan kesenangan masyarakat Jakarta Utara dalam berkebun. Rumah Edukasi Urban Farming ini diharapkan dapat menjadi tempat pembelajaran bagi anak-anak sekolah dan komunitas lain yang ingin belajar tentang menanam pohon sayuran dan merawat tanaman. Dengan adanya penyuluhan di Rumah Edukasi sebelum berkebun di Kebun Gangnam, diharapkan kegiatan menanam akan semakin menarik dan menyenangkan bagi masyarakat. Upaya pemerintah tersebut ditujukan untuk memberdayakan warga Jakarta Utara dalam memanfaatkan lahan-lahan terbatas secara optimal guna mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.








