Monday, February 16, 2026
HomeLenggang JakartaGaris Kemiskinan DKI Maret 2025: Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional

Garis Kemiskinan DKI Maret 2025: Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, garis kemiskinan di Jakarta pada Maret 2025 mencapai Rp852.768 per kapita per bulan, melebihi rata-rata nasional sebesar Rp609.160. Hal ini menunjukkan tingkat pengeluaran yang tinggi di Jakarta dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia. Garis kemiskinan Jakarta mengalami kenaikan sebesar 0,79 persen dibandingkan September 2024 yang sebesar Rp846.085 per kapita per bulan.

Garis kemiskinan merupakan nilai pengeluaran minimum untuk kebutuhan makanan dan non-makanan agar tidak dikategorikan sebagai penduduk miskin. Penduduk miskin dihitung berdasarkan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan yang berada di bawah garis kemiskinan. Distribusi pengeluaran makanan sebesar 69,41 persen dan non-makanan sebesar 30,59 persen.

Komoditas makanan yang memberikan sumbangan terbesar terhadap garis kemiskinan makanan di Jakarta antara lain beras, rokok kretek filter, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Sementara itu, komoditas bukan makanan yang berkontribusi terhadap garis kemiskinan adalah perumahan, listrik, pendidikan, bensin, perlengkapan mandi, dan angkutan.

Jumlah penduduk miskin di Jakarta pada Maret 2025 sebanyak 464,87 ribu orang, mengalami penurunan 60 orang dibandingkan dengan Maret 2024, namun naik 15,8 ribu orang dibandingkan dengan September 2024. Data ini menunjukkan upaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Jakarta agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer