Presiden Prabowo memilih Andi Amran Sulaiman sebagai Kepala Badan Pangan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 116/P tahun 2025 per tanggal 9 Oktober 2025. Amran Sulaiman menggantikan Arief Prasetyo Adi dalam jabatan ini setelah sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pertanian pada periode 2014-2019 era Presiden Jokowi. Selain itu, Amran juga memiliki pengalaman sebagai Kepala Operasi Lapangan dan Logistik di PT Perkebunan Nusantara XIV.
Diluar kegiatan di pemerintahan, Amran juga aktif di dunia bisnis sebagai pemimpin Tiran Group, sebuah perusahaan holding yang didirikannya sejak tahun 1998 dan beroperasi di Indonesia Timur. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024, Amran Sulaiman memiliki kekayaan bersih mencapai Rp1.382.900.461.435. Mayoritas kekayaannya berasal dari aset surat berharga dengan nilai tertinggi sekitar Rp863,4 miliar.
Selain itu, Amran juga memiliki aset tanah dan bangunan dengan total nilai Rp296,8 miliar, serta alat transportasi dan mesin sebesar Rp18,6 miliar. Total kekayaan kotor yang dimiliki Amran mencapai Rp1,69 triliun dengan hutang sekitar Rp315,5 miliar sehingga total kekayaan bersihnya adalah Rp1,38 triliun. Rinciannya termasuk tanah, bangunan, alat transportasi, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas, dan harta lainnya.
Dengan pengalaman dan kekayaan yang dimilikinya, Andi Amran Sulaiman menjalani peranan barunya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional dengan penuh dedikasi dan integritas. Semua informasi ini merupakan data yang dapat dipertanggungjawabkan dan sah berdasarkan surat keputusan serta laporan resmi yang tersedia.








