Sunday, May 10, 2026
HomeBursaRupiah Menguat Saat Tegangan AS-Iran Mereda

Rupiah Menguat Saat Tegangan AS-Iran Mereda

Rupiah Menguat Menyusul Klaim AS-Iran Mereda

Jakarta – Nilai tukar rupiah pada Rabu pagi menguat 34 poin atau 0,20 persen menjadi Rp17.390 dolar AS, stabil dari penutupan sebelumnya di level Rp17.424 per dolar AS. Penguatan ini dipengaruhi oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait penurunan intensitas serangan ke Iran.

Percaya Dirilisnya Cadangan Minyak AS

Berdasarkan Sputnik, Trump mengumumkan penundaan Project Freedom untuk memastikan kemungkinan kesepakatan damai dengan Iran. Sentimen positif juga berasal dari domestik, di mana euforia pasar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Peningkatan Suku Bunga Bank Indonesia

Harapan akan peningkatan suku bunga oleh Bank Indonesia pada kuartal ini juga turut mendorong penguatan rupiah. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen secara tahunan pada triwulan I 2026. Meskipun terjadi kontraksi sebesar 0,77 persen secara triwulanan dibandingkan triwulan sebelumnya, namun hal ini tidak menghentikan laju penguatan rupiah.

Secara regional, mayoritas mata uang juga menguat seiring dengan stabilnya harga minyak dan indeks dolar akibat pernyataan Trump. AS pun sepakat melakukan penundaan terhadap Project Freedom setelah permintaan dari beberapa negara, termasuk Pakistan, untuk memberikan kesempatan terjadinya kesepakatan damai dengan Iran.

Secara keseluruhan, penguatan rupiah pada perdagangan hari ini diharapkan dapat terus berlanjut seiring dengan kondisi geopolitik yang cenderung mereda, baik dari konflik AS-Iran maupun dari sisi ekonomi domestik yang semakin membaik.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer