Wednesday, October 7, 2026
HomeBursaKISI Catat Rekening Saham Tumbuh 49% Jadi 96.327

KISI Catat Rekening Saham Tumbuh 49% Jadi 96.327

PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) mencatat pertumbuhan signifikan pada jumlah rekening efek saham sepanjang Januari-Agustus 2026. Hingga Agustus, jumlah rekening mencapai 96.327, naik 49,2 persen secara year to date dibandingkan 64.557 rekening pada akhir 2025.

Dalam periode yang sama, KISI membukukan 31.770 pembukaan rekening atau Opening Account (OA). Jumlah tersebut setara dengan 2,1 persen dari total penambahan investor saham baru atau Single Investor Identification (SID) di pasar modal Indonesia, yang mencapai 1,53 juta investor pada Januari-Agustus 2026.

Perluas produk investasi dan transaksi obligasi

President Director KISI Kyoung Hun Nam mengatakan perusahaan berupaya memperluas basis investor domestik sekaligus menghubungkan modal Korea dengan instrumen obligasi dan proyek infrastruktur di Indonesia.

“KISI berperan memperluas basis investor Indonesia sekaligus menghubungkan modal Korea dengan obligasi dan infrastruktur Indonesia. Kami akan terus berkontribusi bagi perkembangan pasar modal Indonesia melalui edukasi keuangan, produk terstruktur, dan jasa penasihat investasi infrastruktur,” ujar Kyoung Hun Nam dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Pertumbuhan juga terjadi pada bisnis obligasi. Nilai transaksi obligasi secara kumulatif hingga Agustus 2026 meningkat 128 persen secara year on year dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Untuk mendukung pengembangan segmen tersebut, KISI tengah mengembangkan fitur transaksi obligasi dengan pilihan produk yang lebih beragam. Perseroan menambahkan 13 produk reksa dana dari PT Sucorinvest Asset Management, yang mencakup kategori pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.

“Dengan tambahan tersebut, saat ini terdapat 91 produk reksa dana dari 15 Manajer Investasi,” kata Kyoung Hun Nam.

Kaji pembiayaan daerah melalui Sukuk Daerah

Pada Agustus 2026, KISI bertemu dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk membahas peran perusahaan sebagai Penjamin Emisi Efek atau underwriter dalam rencana pengembangan instrumen pembiayaan daerah melalui Sukuk Daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Tim Investment Banking KISI memaparkan aspek teknis penjaminan emisi untuk mendukung rencana penerbitan Sukuk Daerah pada 2027. Perseroan juga memperkuat kapasitas Debt Management Unit (DMU) melalui referensi dan pembelajaran dari praktik Municipal Bonds di Filipina, Vietnam, dan India.

Menurut Kyoung Hun Nam, kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten di berbagai daerah diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan bagi aparatur sipil negara dan masyarakat. Edukasi itu diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai pasar modal dan pengelolaan keuangan, sekaligus mendukung perkembangan ekonomi daerah.

Rekam jejak penjaminan dan proyek infrastruktur

Sepanjang tahun lalu, KISI menjamin 51 emisi obligasi dengan nilai total Rp3,38 triliun. Di antaranya, perseroan bertindak sebagai joint lead underwriter dalam penerbitan obligasi Spindo senilai Rp1 triliun, yang disebut sebagai Sustainability-Linked Bond pertama di Indonesia. KISI juga menjadi penjamin pelaksana tunggal Sustainability-Linked Bond Pollux Hotels Group senilai Rp500 miliar.

Di bidang Investment Banking, KISI menangani tiga penerbitan Kimchi Bond milik anak usaha APP Group. Nilainya masing-masing 55 juta dolar AS pada 2020, 65 juta dolar AS pada 2021, dan 85 juta dolar AS pada 2023, dengan total 205 juta dolar AS.

Sementara di sektor infrastruktur, KISI telah lebih dari dua tahun menjadi penasihat dalam pengembangan pusat data di Jakarta melalui kerja sama Korea Investment Real Asset Management (KIRA) dan SM+. Peran tersebut mencakup struktur investasi hingga project financing. Perjanjian investasi proyek ditandatangani pada Juli 2024, sedangkan upacara penyelesaian pembangunan pusat data SMX01 bersama LG CNS dijadwalkan berlangsung di Kuningan, Jakarta, pada November 2026.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer