Monday, August 10, 2026
HomeFinansialStrategi BNI Menguatkan Kredit Valas di Era Fluktuasi Rupiah

Strategi BNI Menguatkan Kredit Valas di Era Fluktuasi Rupiah

BNI Meningkatkan Kehati-hatian dalam Penyaluran Kredit Valas
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah meningkatkan kehati-hatian dalam penyaluran kredit berdenominasi valuta asing (valas) guna menjaga kinerja perusahaan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk terus menerapkan manajemen risiko yang ketat, termasuk melakukan stress test terhadap kondisi makro ekonomi dan nilai tukar guna mengantisipasi dampak terhadap kualitas aset. Selain itu, BNI juga memprioritaskan pemberian kredit kepada debitur yang memiliki natural hedge dalam bisnis model mereka.

Menjaga Likuiditas dalam Pemberian Kredit Valas
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa likuiditas dalam mata uang dolar Amerika Serikat (AS) masih berada pada level yang sangat memadai. BNI menjaga kecukupan likuiditas di atas rasio yang ditetapkan oleh regulator, dimana rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) valas BNI tercatat jauh di atas batas minimum yang ditetapkan. Loan to Deposit Ratio (LDR) juga tetap berada dalam koridor yang ditetapkan oleh manajemen, dengan posisi alat likuid dalam bentuk dolar AS dijaga pada level yang lebih tinggi dari risk appetite internal bank.

Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Dengan pengelolaan risiko yang disiplin serta posisi likuiditas yang kuat, BNI yakin dapat menjaga stabilitas kinerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah kondisi pasar global yang penuh tantangan. Hal ini mencerminkan kesiapan BNI dalam menghadapi potensi tekanan likuiditas yang mungkin timbul akibat dinamika nilai tukar global, kata Okki. Penguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh ekspektasi resesi AS mereda, yang dipengaruhi oleh pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait penangguhan pemberlakuan kebijakan tarif selama 90 hari bagi 75 negara lain. Sebagai langkah antisipasi, BNI terus memantau kondisi ini untuk tetap menjaga stabilitas dalam aktivitas usaha dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer